Autumn Tour Day 2 Kyoto - Shiga


こんばんちわ♪

Lanjutan post sebelum ini. Di hari kedua ini gue berpetualang ke Kurumazaki Jinja, Higashi Honganji dan Hachimanbori Matsuri.

Pertama-tama Kurumazaki Jinja atau yang juga terkenal sebagai Geinou Jinja. Kalau dari yang gue lihat pas ke sana, sepertinya ini tuh semacam komplek dari berbagai kuil-kuil kecil. Banyak banget tempat yang kayak untuk berdoa itu di berbagai sudut area Kurumazaki Jinja. Salah satu yang paling terkenal adalah Geinou Jinja. Banyak artis yang berdoa ke sini untuk kesuksesan karirnya, kemudian dibuatkan plakat nama mereka dan dipajang di area kuil.

Jadi, udah ketebak kan tujuan gue ke kuil ini untuk apa? =))

Kuil ini letaknya di Arashiyama. Untuk ke sana, ada dua cara. Naik bis (halte Kurumazaki Jinja-mae) atau kereta (stasiun Kurumazaki Jinja). Sedangkan gue lebih memilih untuk naik kereta. Secara saya mah anak kereta tulen.

Nama line-nya Keifuku Arashiyama Honsen (京福電気鉄道嵐山本線) atau biasa disebut juga dengan Randen (嵐電). Saat itu gue naik keretanya dari stasiun Randen Tenjingawa (嵐電天神川). Untuk menuju stasiun Randen Tenjingawa ini, salah satu stasiun terdekatnya adalah stasiun Uzumasa Tenjingawa (太秦天神川). Keretanya ini tuh bener-bener tipe kereta lokal yang cuma ada dua gerbong.


Baru pertama kali ini gue naik kereta tipe ini. Nggak ada gerbang kayak stasiun biasanya. Lo bayarnya pas mau turun di dalam kereta. Ada kotaknya gitu. Tarifnya 220 Yen. Bisa dibayar dengan uang tunai atau kartu. Tapi harus uang pas ya. Nggak menerima kembalian.


Stasiun Kurumazaki Jinja ini berada tepat di depan gerbang kuil. Tanpa ba-bi-bu, gue segera berkeliling kuil demi mencari nama-nama artis yang gue kenal terutama dari Haropuro. Eh, yang pertama kali keliatan di mata malah nama si kuda Kawai XD Gue kagak nemu nama bocah Jonis lagi selain si kuda. Kuda ada di mana-mana yak... Abis itu macem-macem deh, ada Greeeen, juga Whiteeeen. Terus sempet ada dua kakak-beradik berurutan, Nishiwaki dan Taira. Pastinya nama A-chan ditulisnya A-chan, bukan nama aslinya =))

Setelah itu gue nemu beberapa nama lain kayak Urata Naoya, Suzuki Fuku, dan Mao-chan (Seiyuu, Gokai Yellow). Bahkan ada CLAMP lho!! Yang menarik, ampe ada Watanabe Entertainment. Satu agensi sekaligus broh~ Ada juga yang namanya dobel XD Entah emang bisa masang dua plakat, atau orang kuilnya yang alpa. Poto-potonya bisa dilihat di Instagram. Tapi akunnya di-private hahahaha


Nama-nama artisnya berjejer di tembok merah itu. Sialnya gue cuma nemu satu doang idol Haropuro. Itu pun Kenshusei. Usut punya usut, harusnya ada nama Ai-chan dan Nomura-nya Kobushi, tapi gue nggak nemu. Sedangkan punya Berryz udah nggak ada T_____T Mungkin karena udah bubar. Jadi nggak dipajang lagi.

Setelah ngepengirling di Kurumazaki Jinja, gue melipir ke stasiun Kyoto. Apapun yang ada di sekitar situ deh pokoknya. Awalnya tuh gue mau ke museum komik lagi, tapi karena hari itu tutup dan gue nggak ada tujuan lagi, jadi lah muter-muter gejeh aja di daerah sekitaran stasiun Kyoto. Mengisi waktu luang sebelum pergi ke Hachimanbori Matsuri yang diadakan di malam hari. Selepas mengganjal perut di McD, gue menemukan sebuah kuil bernama Higashi Honganji.


Kuilnya ini gedeeeee banget! Gerbangnya aja astaga, besar dan megah banget. Katanya sih kuil inti dari Shinshu Otani-ha dan merupakan kuil? Struktur? Denominasi? Agama Budha terbesar di Jepang. Pengunjung diperbolehkan masuk ke dalam kuil ini, sehingga kita bisa liat dari dekat detil-detil konstruksi bangunannya. Dalam ruangannya pun megah banget dan suasana khusyuk. Dilarang untuk berisik di sana. Well, iya lah ya. Rumah ibadah namanya juga.

Gue sendiri puas banget bisa liat berbagai detil dari kuil ini. Bangunan kayu yang konon katanya sudah berumur ribuan tahun. Nggak pernah nggak bisa untuk takjub ngeliatnya.


Megah banget kan? Selain kuil ini, ada juga taman ala Jepang yang letaknya agak terpisah dari komplek Higashi Honganji. Tinggal menyebrang dan melewati beberapa blok, sampai deh di tamannya yang bernama Shoseien. Katanya sih itu tuh bekas tempat tinggal salah satu petinggi di jaman kepemimpinan Tokugawa Ieyasu. Lahannya sendiri merupakan hadiah dari Ieyasu. Sayangnya saat itu gue udah harus berangkat lagi ke Shiga-ken untuk melihat Hachimanbori Matsuri aka Festival Lentera Hachimanbori.

Shiga-ken sesungguhnya nggak jauh-jauh amat dari Kyoto. Sekitar 40 menit naik kereta. Iya, waktu tempuhnya sih cuma 40 menit. Tapi sungguh yang gue rasakan saat itu adalah JAUUUUUUHHH!!! Ampe kayak takut nyasar begitu ngeliat pemandangannya bener-bener kampung.

Untuk menuju festival lentera ini lo harus naik bis di halte nomor enam jurusan Chomeiji (長命寺線) dari stasiun Oumi Hachiman (近江八幡) pintu utara. Turunnya di halte Shinmachi (新町). Untuk menikmati festival ini lo harus memperhatikan jadwal bis, karena bis di malam hari itu jaraaaang banget. Udah gitu bis terakhir tuh biasanya sebelum jam sembilan malam udah nggak ada. Jangan lupa juga siapkan uang pas. Seperti biasa, tidak menerima kembalian dan juga nggak bisa pakai kartu.


Meskipun jauh banget, worth it sekali dateng ke festival ini! Cahaya lenteranya indaaaaaaah sekaleeeeeehh. Daerah bernama Hachiman ini dihiasi berbagai macam lentera. Dengan suasana ala desa jaman dahulu kala, jadinya tuh seakan-akan sedang berada di negeri dongeng.

Ada mini concert juga. Tahun ini sih ada solois wanita ngebawain lagu-lagu Ghibli dan duo pria bawain lagu-lagu pop. Suara duo prianya itu bikin merinding. Bagus banget! Ditambah suasana pinggir sungai dengan pencahayaan seadanya dari lentera-lentera yang menghiasi pinggir sungai. Jadi kayak romantis-romantis gitu

Terus di sungainya itu dialiri lagi lampu-lampu kecil. Kalau dilihat dari atas jembatan, jadi kayak langit berbintang! Milky way!! Cantik banget deh pokoknya. Sedangkan di dekat halte, ada bermacam-macam lampion unik yang dibentuk kayak patung-patung. Ada juga hiasan dari payung-payung yang dipajang sedemikian rupa sehingga menambah citra khas kebudayaan Jepang.

Denger-denger, Hachiman ini salah satu tempat syuting film Rurouni Kenshin. Bagian sungainya sih yang paling gue inget.


Yang namanya matsuri nggak akan lengkap tanpa jajanan khas matsuri. Seperti biasa, dari takoyaki sampai yakitori tersedia di festival ini. Yang menarik perhatian gue adalah ikan Ayu bakar. Ikan Ayu tuh terkenal enak banget. Udah gitu karena sekarang lagi musimnya, jadi banyak yang pergi kemping, kemudian memancing ikan ini di sungai. Jadinya tuh lagi sering banget diliput di acara tipi.


Udah gitu dibakarnya ala-ala tradisional Jepang! Tenshion agaruuu~~ Ngeliatnya doang tapi, bukan makannya. Gue nggak makan ikan masak kecuali fillet dengan ikan yang dagingnya penuh dengan lemak, misalnya fillet ikan dori. Ditambah lagi itu yang jualan om-omnya kocak banget dah XD Pas ngeliat ada gaijin motoin dagangannya, dia berseru "HASHTAG!! HASHTAG SHIGA!!" Ngakak dah XD Abis itu jadi ngobrol-ngobrol gejeh. Kata dia, "ayo promosiin ke seluruh dunia! Ikan Ayu!!" BWAKAKAKAAKAKAK!!!! Terus juga dikasih penerangan buat poto, biar jelas katanya LOL. Kocak banget dah~

Begitu lah kira-kira pengalaman di hari kedua long weekend saya. Next hari terakhir, di Fushimi Inari. Kali ini ada pengalaman kurang mengenakkan....

Autumn Tour Day 1 in USJ


こんばんちわ♪

Long weekend minggu lalu gue kembali jalan-jalan ke Kansai. Ya Tuhan, segitu sukanya deh lu ama daerah Kansai yak ==a Well, gue sesungguhnya nekat pergi ke USJ. Beneran lagi nggak ada duit karena berbagai belanjaan fandom yang membunuh saldo rekening. Tapi bagaimana pun gue tetap harus pergi, karena salah satu atraksi khusus halloween adalah Expecto Patronum Night Show. Dementor berterbangan, kemudian dikalahkan dengan mantra Patronus. Gimana gue nggak tertarik coba?

Sialnya, pertunjukan ini tuh cuma main sampai awal November. Sedangkan libur yang bisa dipakai cuma longweek end kemaren doang. Sebelum gajian. Nasib deh ya. Begini lah hasilnya kalau lo dikuasai hawa nafsu (?). Untung gue masih punya banyak stok makanan. Biar kata nggak ada duit, masih bisa bertahan hidup sampai gajian nanti.

Skip kisah keuangan hidup gue yang mengenaskan.

Hari itu agak siangan gue bertolak ke Osaka dengan Shinkansen. Di Osaka gue nyewa apato murah untuk tiga hari dua malam di daerah sub-urban. Beneran murah banget. Nggak nyampe 6000 Yen. Begitu sampai di apato, gue segera menuju USJ karena udah lumayan sore. Takut kemalaman. Yang menarik, pas beli tiket USJ harganya lebih murah seribu. Apa karena masuknya sore menjelang malam jadi HTM-nya murah? Apapun itu, yang penting gue bisa ngirit serebu. Mayan banget kan buat makan haha.

Di USJ sendiri, meskipun udah malam, tetap aja rame banget pengunjungnya. Apalagi karena udah mau halloween kan. Banyak banget yang cosplay dari yang aneh ampe yang nge-bitch. Tau kan~ Halloween itu hari di mana cewek mendapat kesempatan berpenampilan ala bitch tapi nggak akan diejek bitch haha. Nabrak sana, nabrak sini, gue buru-buru menuju area Harry Potter. Untungnya aturan masuk dengan tiket khusus lagi nggak berlaku. Jadi nggak usah ribet-ribet ngambil tiketnya dulu. Bisa langsung masuk ke areanya.

Seperti biasa, hal pertama yang gue lakukan setiap ke WIzarding World of Harry Potter adalah naik atraksi The Forbidden Journey. Pas ngantri, di satu-satu titik tau-tau antriannya terbelah dua. Yang satu untuk atraksi, yang satu untuk Shiro Kengaku (Hogwarts Trip). Oya? Baru kali ini gue denger ada yang namanya Shiro Kengaku. Dari dulu kek.

Shiro Kengaku ini emang cuma bisa liat-liat dalamnya Hogwarts sih. Hal yang bisa lo rasakan juga ketika mengantri atraksi. Tapi bagaimana pun juga, ada bedanya. Ya lo nggak lagi ngantri. Jadi bisa puas banget mengamati dalamnya Hogwarts itu. Kalau lagi ngantri kan nggak bisa, karena akan mengganggu orang dan antrian. Alhasil, gue puas poto sana poto sini. Hampir setiap sudut gue poto-potoin.


Oh, ada satu yang bikin beda. Sebelum ada Shiro Kengaku, antriannya tuh tetap ngelewatin ruang kelas apa lagi tuh gue lupa. Di sana ada hologram tiga bersahabat diam-diam masuk ke dalam kelas. Nah, saat itu area tersebut cuma bisa diliat sama yang milih Shiro Kengaku. Antrian atraksi nggak lagi lewat situ. Jadi mungkin kalau ada yang akan ke USJ, silakan dua kali ngantri =)) Untuk naik atraksi, juga untuk menikmati keindahan kastil Hogwarts.

Setelah puas keliling-keliling Hogwarts, gue segera ngambil tempat untuk menonton night show. Udah lumayan ramai saat itu. Betapa beruntungnya di depan gue nggak ada yang mengganggu kayak orang bule super tinggi, jadi gue bisa ngambil poto-poto dengan indah. Dan night show-nya? INDAH BANGEEEEEEETT!!!!

Sungguh! Kita hidup di jaman dengan perkembangan teknologi yang menakjubkan. Pertunjukannya ini pakai projection mapping. Ceritanya itu sekumpulan Dementor tau-tau menyerang Hogwarts, kemudian para murid saling bahu-membahu mengusir makhluk-makhluk menyeramkan itu dari sekolah tercinta. Aseli, indah banget. Gue takjub ampe ada yang beneran dihisap jiwanya. Bisaan bangeeeeeeettt!!


Liat kan? Gue sangat bersyukur bisa hidup di jaman sekarang ini. Menjadi saksi nyata sejarah perkembangan teknologi peradaban manusia.

Patronusnya ada rusa jantan, pastinya karena patronus Harry kan bentuknya itu. Terus ada yang mirip naga kalau gue nggak salah menerka karena geraknya cepet banget. Dialog para pemainnya nyampur bahasa Inggris dan Jepang. Lumayan lah~ Kaga cuma Jepang doang.


INDAH BANGET KAAAAAAAAANNN???? KALIAN HARUS LIAT DENGAN MATA KEPALA SENDIRI!! Pertunjukannya diakhiri dengan kembang api. Lucu banget waktu itu pada kaget begitu kembang api menyala di langit. Pada yang "OOOOOOOOOOOOOHHH!!!!"

Selesai pertunjukan, gue keluar dari area Harry Potter berusaha mencari makan. Tapi restoran-restoran banyak yang udah tutup karena sudah malam. Kalau mau makan, ke restoran umum yang biasanya jual pizza dan pasta. Karena lagi ogah makan pizza, akhkirnya gue cuma beli ayak turki panggang yang terkenal banget itu. Cukup bisa mengganjel perut sampai pulang.

Seperti yang udah gue ceritakan di atas, USJ lagi heboh-hebohnya halloween. Halloween di USJ itu penuh dengan zombie. Zombie berkeliaran di mana-mana. Jadi, selain teriakan aneh dari zombie-zombie tersebut, lo bakal denger jeritan cewek-cewek lebai dan tangisan anak kecil yang ketakukan karena melihat zombie. Rame banget deh halloween di USJ itu. Zombie-zombienya juga ada jadwal nari-nari gitu. Entah itu tarian apa XD

Selain zombie, ada atraksi khusus halloween. Namanya Halloween Horror Nights. Itu macem-macem banget. Dari Sadako ampe Chucky. Ada Freddy Krueger jugaaaaa!! Tapi karena antriannya najis banget, seperti biasa, dan syudah malam sekali. Gue buru-buru pulang. Takut makin kemaleman pas nyampe apato.

Begitu lah hari pertama liburan long weekend saya di Kansai. Hari kedua gue jalan-jalan sekitaran stasiun Kyoto dan berpetualang ke Hachimanbori Matsuri di Shiga-ken. Hari ketiga aka hari terkahir, gue ke Fushimi Inari untuk tabe-aruki. Next, kisah hari kedua yang buat gue salah satu hal ternekat yang pernah gue lakukan. Haha~

Airi Mania Te-Watasu Kai



こんばんちわ♪

Niat awal sih udah langsung pengen heboh bagaimana pengalaman gue ketemu kamioshi kemarin, tapi betapa perihnya perut ini... Kemaren pun nyampe rumah nggak pakai ba-bi-bu langsung kebawa pules tidur. Alhasil kulit muka makin kering kerontang karena lagi-lagi lupa pakai pelembab sebelum tidur. Dasar musim dingin menyebalkan! (baru masuk musim gugur sih) Dasar siklus bulanan menyebalkan! Dasar lemah! Dasar payah!

Skip!!

Mari bahas kegiatan yang gue lakukan kemarin.

Kemarin itu gue udah bersiap-siap jalan dari Subuh. Seriusan. Hanya demi mendapatkan goodies gue udah beres mandi, bahkan kamar aja udah rapih. Berdasarkan info-info yang selalu gue dapat dari internet dan cerita pengalaman temen gue, yang namanya antrian goodies Johnny's itu sangat menyeramkan. Dan memang bener aja! Begitu sampai di Yokoari, ya Tuhan. Pengen nangis. Bahkan antriannya nggak keliatan ujungnya tuh di mana. Saking panjangnya antriannya itu udah muter balik lagi ke titik awal. Syalalalala~~ Mari kita pasrahkan kepada Sang Khalik. Bahkan ada yang ampe bawa kursi lipet. Persiapan yang sungguh matang sekali.


Syalalala~♪ Tapi gitu-gitu gue juga dateng ke sana bukannya tanpa persiapan. Gue bawa dua novel buat ngisi waktu dan sebelumnya udah beli beberapa roti buat nyemil, juga minuman. Junbi mantan! Ya udah deh, tanpa banyak ambil pusing segera ambil posisi. Duduk seenak jidat di jalan, keluarin novel, mari menunggu!

Nggak lama kemudian staff mulai berdatangan, menghitung jumlah pengunjung yang mengantri dan mengatur barisan. Perlahan-lahan gue mulai maju ke depan. Tanpa sadar, tau-tau gue udah di depan pintu masuk gedung aja! Tapi gue nggak akan tertipu. Masih inget banget dulu pas event Digimon, pas udah seneng-seneng akhirnya masuk gedung, ternyata di sana antriannya masih sangat panjaaaaang sekali. Jadi kali ini gue nggak akan php-in diri sendiri.

Eh tapi ternyata begitu masuk gedungnya ya udah, langsung bisa beli goodies-nya. Kayaknya jam beli goodies-nya dipercepat. Soalnya baru ngantri dua jam aja udah bisa beli. Kan aneh ya untuk sekelas Johnny's. Atau mungkin karena longn weekend ini dibabat abis semua ama JUMP, jadi antriannya nggak parah-parah amat. Apapun itu, yang penting gue nggak ngantri lama-lama amat. Walau jadinya rada empet karena tas berat banget bawa dua novel tebel.

Apa aja yang gue beli? Cuma beli tas dan penlight-yang-nggak-berbentuk-layaknya-penlight doang XD

Nah, karena nggak jadi ada acara antri menyebalkan, begitu dapat goodies yang gue pengen jadinya pulang dulu aja deh~ Mayan, bisa tidur lagi. Bener-bener langsung pules lho begitu nyentuh kasur. Parah bener dah kebonya ==a

Sorenya begitu gue bangun, yang sejatinya baru sadar kalau ternyata ketiduran, gue segera bersiap-siap menuju tempat di mana gue akhirnya bisa bertemu sang dewi. Oke, lebai banget ye? Gue pun geli pas ngetiknya.

Seperti yang udah gue tulis di post sebelum ini, AKHIRNYA GUE BISA BERTEMU TATAP MUKA DENGAN AIRI!!! Sungguh, gue nggak tau gimana caranya mendeskripsikan perasaan gue. Di salah satu post gue udah pernah cerita kalau gue tuh sukaaaaaaaaa banget banget banget pakai banget dengan Airi.

Gue dateng dua jam sebelum giliran gue. Jadi tuh di tiketnya udah ada jam-jamnya gitu. Kita tinggal dateng sebelum jam yang tertera di tiket. Kalau lo dateng pas nomor antrian lo udah kelewat, lo jadi harus ngantri dari urutan paling belakang. Gue nggak tau ada berapa orang yang ikutan event ini, tapi nomor antrian gue adalah 1030-an. Dan pas gue udah selesai ketemu Airi, antrian yang dipanggil itu udah lewat dari 1100. Kebayang kalo nomor antrian lo 500-an terus lo terpaksa harus nunggu ampe nomor 1100-an selesai. Butek dah nunggunya.

Gampangnya, nomer antrian gue akhirnya dipanggil. Pas lagi dituntun menuju tempat sang dewi berada, uuuuugh. Gue mulai deg-degan. Bahkan gue gemetaran. Ketika akhirnya orang di depan gue masuk ke booth, dan gue jadi bisa lihat penampakan Airi, AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!! INNER SCREAMING BROH!! DI SITU ADA AIRI DI SITU ADA AIRI DI SITU ADA AIRI DI SITU ADA AIRI DI SITU ADA AIRIIIIII!!!!

Terus gue diminta masuk. terus gue ada tepat di depan Airi. Gue tambah gemeteran ga jelas. "Selamat malam!" Airi yang lagi ngambil buku bagian gue langsung nengok, dengan muka cengo, mungkin karena mendengar kosa kata yang nggak dia kenal, tapi tetap berusaha untuk senyum yang unyu banget itu. LAAAAAAFFF!!!! Terus gue bilang lah kalau gue dari Indonesia. Keluar deh muka kagetnya yang kocak banget ituuuuuu!! "Eh? Doko kara kita no?" Lagi, gue bilang kalau gue dari Indonesia, dengan sedikit rasa bersalah. Gue emang orang Indonesia, tapi gue kan nggak beneran dateng dari Indonesia, tapi dari Kawasaki. XD

Abis itu senyum sumringah dia yang super kiyut itu merekah, "Araaaaa," ala nenek-nenek seperti biasanya, "jauh banget yaaaa. Makasih banyak ya udah mau dateng." DEM!!!!! MINTA DIKARUNGIN AMAT SIH MBAK??!!!!

Setelah itu gue bilang lah kalau gue suka banget ama dia, ngepens banget lah pokoknya. Beberapa detik sampai staff event-nya mendorong gue secara halus untuk keluar dari booth. Jadinya gue dadah cantik deh ama Airi.

Selesai.

Hanya sepersekian menit.

Hanya beberapa detik.

Pertemuan yang sungguh indah sekali! /terharu

Tapi gue yakin satu hal. Pasti Airi udah inget ama muka gue muhahahahaha. Dia rada siyok gitu juga pas gue bilang selamat malam dengan suara super lantang wakakakak. Udah gitu kan dia ampe nanya dua kali gue teh dari mana. Kayak orang di depan gue. Pas dia masuk ke booth tuh Airi langsung kenal ama si masnya, "Areee, hisashiburi suginai?" Liatnya tuh rada sirik gitu. Dih, si masnya udah dikenal Airi. Enaknyoooo....

Lalu di jalan pulang perut gue melilit. Siyal. Yah, untungnya bukan pas lagi ngantri sih ya.

Haaaaahh.... Kira-kira ada kesempatan lagi nggak ya buat ketemu Airi kayak kemaren. Pengen bisa ngobrol lagi walau cuma beberapa detik. Kemaren tuh gue udah kayak lagi pengen ketemu jodoh. Sumpah, deg-degan parah banget lah. Pas gue ceritain ke temen, dia ampe ketawa ngakak. Yah, semoga ada event yang bisa gue datengin lagi!


September Ceria


こんばんちわ♪

Begitu lewat umur 20 tuh emang waktu berasa ngalir jauh lebih cepat ya. Masa tau-tau udah bulan September aja. Tahun 2017 udah jalan sembilan bulan. Kalau orang lagi hamil, udah lahir tuh bayinya. Tapi yah, sesuai judul, September ceria! Card Captor Sakura Clear Card Hen jilid tiga terbit. Fruits Basket Another jilid dua terbit. DVD konser terakhir Buono! rilis. Hey! Say! JUMP 10th anniversary. Kamen Rider Build dimulai. Toko-toko baju mulai ngeluarin fashion mori. Silver week. SHOKUYOKU NO AKI!!!

Banyak kan? Banyak yang nyedot le money maksudnya haha.

Di antara barang fandom yang gue sebut di atas, yang udah ada di tangan gue adalah Card Captor Sakura Clear Card Hen jilid tiga. Baru baca sedikit. Bahkan gue masih belum bisa menilai ceritanya bagus apa nggak karena ceritanya masih biasa sekali~ Tapi tadi gue tergoda beli yang ada OVA. Ternyata OVA-nya itu ngambil cerita dari chapter terakhir Card Captor Sakura, pas Shaoran pulang ke Hongkong. Kan kalau di serial animasinya agak beda sedikit tuh. Nah, di OVA ini persis kayak di komiknya. Jadi kita bisa lihat adegan iniiiiiiii!!!


HAUUUUUUUUNG!!!! >/////////< Crush 2d pertama gue kenapa ganteng banget sih...

OVA-nya ini nggak ada 30 menit. Kayak satu episode serial animasi TV lah. Cukup bikin makin nggak sabar pengen cepet-cepet nonton yang Clear Card. Kartunya kalau dijual bakal kayak gimana ya? Pasti bakal cantik banget deh. Duh, belum-belum udah nebar racun banget sih komik satu ini. Oh!! Hampir lupa. Masa di OVA ini ada subtitle bahasa Inggrisnya. Ini gue yang katrok karena nggak pernah beli barang asli, apa emang tumben-tumbenan ada terjemahannya? Entah lah~ Tapi bahagia banget liatnya hahahaha.


Terus di awal kan gue sempet nyebut "shokuyoku no aki" tuh. Arti harfiahnya sih "nafsu makan di musim gugur". Maksudnya itu, entah gimana sejarahnya musim gugur itu identik dengan makan banyak. Udah kayak beruang aja ya, makan yang banyak persiapan untuk musim dingin. Nah, jadi ya minggu kemaren gue bikin nasi uduk! Seorang Chika yang nggak bisa masak bikin nasi uduk!! Kebayang nggak lu? Ternyata nggak gitu susah-susah amat juga yak. Yah, bikinnya pakai rice cooker sih. Bikinnya cuma pakai santan dan batang serai. Bahkan nggak pakai daun salam. Lupa belinya huhu. Padahal udah jauh-jauh ke Shin-Okubo cuma buat beli serai doang haha. Cuma tinggal dicampur semua, kelar deh XD

Makannya kayak orang nggak makan sebulan haha. Bikin dua canting abis dalam sehari dah pokoknya. Masa ni "shokuyoku no aki" =))

Harus nulis apa lagu yang berhubungan dengan September ceria?

OH!!!

Tahun ini 10 tahun JUMP debut. Akhir minggu nanti bakal konser di Yokohama Arena, tapi gue nggak bisa nonton. Kenapa? Nggak dapet tiket. Cari di Ticket Camp pun mahalnya najis amit-amit banget deh. Di atas 50 rebuan semua. Najis kan? Well, pas ℃-ute ampe ratusan rebu sih hahahaha. Duh, Jepang, Jepang ==a

Tapi nanti gue tetap bakal ke sana. Ada goodies yang mau dibeli. Tumben-tumbenan tasnya bagus. Jadi pengen beli tasnya itu dan penlight yang tidak lagi berbentuk selayaknya penlight. Bagusnya ide desainnya, bentuknya kayak jam pasir gitu. Ya tapi kebayang nggak sih rempong banget megangnya pas nonton konser? Ya gue sih bakal jadi pajangan lampu meja.

Tapi lagi ya. Ada yang lebih penting dari goodies atau 10 tahunan JUMP. Begini, Airi kan belum lama ini ngerilis style book tuh. Pastinya gue langsung beli lah ya. Eh, tau-tau untuk cetakan kedua dapet bonus poto. Okeh! Jadi kayak gini ya cara lo main wahai majalah Ray! Gue kan udah punya tuh, ya ngapain lagi coba beli lagi kan? Ikhlasin aja lah ya~

Awalnya sih mikirnya kayak gitu.

Lo tau apa yang bikin gue keki? Bukunya ini emang laris banget sih. Cepet banget abisnya. Nah, belum lama dari awal terbit, tau-tau udah harus cetak baru lagi aja. Lalu untuk merayakan cetakan ketiga, dibikin lah event "tewatasu-kai". Lo pesen bukunya, nanti yang bakal ngasih bukunya itu si Airi langsung. Menggila lah gue pas baca pengumumannya. WOI!!! PARAH BANGET LO!! JADI GUE HARUS BELI LAGI NIH?!!

Pesen dong gue. Beli deh haha~

Itu ya, gue ngantri ampe tiga jam buat mesen bukunya. Cara pemesanannya ada dua. Pesan langsung ke tiko buku yang jadi tempat event, atau telepon. Tapi karena yang pesen di toko buku membludak, ujung-ujungnya nggak bisa pesen lewat telepon. Gilak! Tadinya gue pengen nelpon aja karena pas pagi-pagi bangun teh ujaaaaann. Kan males banget keluar rumah ujan-ujan begitu. Untung banget gue akhirnya membulatkan tekad untuk jalan ke toko bukunya. Begitu nyampe astaga antriannya. Itu pun masuh belum buka loh pemesanannya. Untung dapet yaaaaaaa!!

Jadi. Intinya. GUE BAKAL KETEMU AIRI!!!! BAYANGKAN TEMAN-TEMAN!!!!

Sekarang gue lagi mikirin nanti mau ngomong apaan biar gampang diinget. Yah, kemungkinan besar gue satu-satunya gaijin yang hadir di event sih. Jadi mungkin bakal mudah diingat ama Airi. GUE HARUS GIMANAAAA??? Mungkin nanti gue bakal cengo doang kali ya saking amaze bisa beneran ketemu Airi secaraa langsung. Dia bakal berdiri tepat di depan gue. Astaga ngebayanginnya doang aja udah bikin gue nyengir-nyengir creepy.

Begitu lah kira-kira kisah September ceria gue. (?) Berantakan sih, tapi tunggu aja kisah gue bertemu Airi~ Juga kisah ngantri berjam-jam demi goodies JUMP.

Tabe-aruki in Enoshima


こんばんちわ♪

September ceria! (?) Setelah Tokyo dan sekitarnya selalu dirundung hujan selama musim panas, akhirnya kebagian juga akhir minggu yang cerah! Akhirnya gue jadi juga jalan-jalan ke Enoshima buat icip-icip jajanan yang ada di sana. Dari kapan tau ya, udah kepengen banget yang namanya tabearuki, ya tapi ujan mulu bikin mood jelek.

Enoshima adalah sebuah pulau kecil yang ada di seberang pesisir pantai Shounan, Kanagawa. Bagi yang pernah menonton drama berjudul "Suki na Hito ga Iru Koto" pasti nggak asing deh ama daerah Shounan ini karena drama tersebut mengambil latar tempat di Shounan. Untuk menuju Enoshima, stasiun terdekat adalah Katase Enoshima. Begitu keluar dari area stasiun langsung keliatan kok pulaunya. Dijamin nggak akan nyasar.


Enoshima ini terkenal banget karena keindahannya dan kuil yang gue-nggak-tau-itu-kuil-apa-dan-nggak-tertarik-sama-sekali-juga. Yang bikin gue suka banget pake banget dengan Enoshima ini adalah JAJANANNYA! Daerah Shounan ini terkenal banget dengan shirasu aka ikan teri. Jadi lah jajanan di Enoshima yang paling utama selain kaisendon (sashimi rice bowl), adalah shirasudon (shirasu rice bowl) atau panganan lain berbahan dasar shirasu. Sayangnya nggak ada sambel goreng teri di sini.

Nah, strategi gue tadi itu adalah nggak makan donburi. Kenapa? Kalau makan donburi malah jadi kenyang dong~ Jadi nggak bisa icip-icip makanan lain. Rencana awal sih ya, pengennya donburi jadi panganan terakhir. Sayang beribu sayang, semakin tua kapasitas lambung gue semakin kecil. Kelar icip-icip malah jadi kenyang haha.

Ada jajanan apa aja di Enoshima?

Jajanan paling terkenal di sini adalah shirasu pan (shirasu bread) dan tako senbei (octopus cracker). Nah, tako senbei ini ya ngantrinya panjang banget. Tapi bukan karena antriannya yang bikin gue ogah untuk beli, melainkan karena ga bisa makan sendirian =(( Senbeinya tuh gede banget. Bisa sih sebenernya habis sendiri, tapi pasti bakal makan waktu lama dan yang ada malah jadi bosen makan itu doang. Jadi gue skip si tako senbei ini. Tapi gue nggak melewatkan shirasu pan dong! ASDFGHJKL DALEMNYA SO CREAMY!!! Kayaknya itu dicampur keju. Rasa kejunya kuat banget soalnya. Dan itu enyak sekali buat pecinta keju kayak gue.


Abis itu sih ya gue cuma icip-icip beberapa seafood kayak scallops dan tsubugai (sungguh gue nggak tau ini jenis kerang/keong apaan). Terus juga karena agak sedikit panas, gue beli es monaka dan melon potong. Nggak lupa juga jajan mitarashi dango beberapa tusuk karena gue doyan banget banget banget ama mitarashi dango. Dan hebatnya gue kenyang dengan itu semua ._________. Apa yang terjadi dengan lambung gue? Kenapa jadi gampang kenyang ==a

Selain jajanan, banyak juga toko kerajinan terutama yang berhubungan dengan kerang dan patung Budha. Nggak begitu tertarik sih haha. Bahkan gue nggak nyoba masuk liat-liat ke dalam tokonya. Paling juga harga aksesorisnya mahal. Apa sih yang lo harapkan dari Jepang? =)) Interior tokonya cukup menarik sih buat gue.


Perut kenyang, puas liat-liat. Setelah itu gue cuma ngegejeh doang di pinggiran pantai menikmati langit petang. Next, gue pengen tabearuki di Tsukiji. Seafood lagi sih haha. Tapi mungkin sebelum itu ke Enoshima lagi dulu kali ya buat makan kaisendon. Tadi ada kinmedai (lagi-lagi gue nggak tau ini ikan apaan dalam bahasa lain selain bahasa Jepang) yang nampak lezat sekali. Selain itu hari ini emang nggak gitu lama sih, karena berangkat dari rumah aja udah sore.